Pada hari Jumat, 23 Mei 2025, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN) bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian menyelenggarakan sesi Pitching UMKM BISA Ekspor yang secara khusus menampilkan produk-produk dari tiga sektor potensial: alat musik, alat olahraga, dan mainan anak. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif untuk mendorong penetrasi pasar global bagi pelaku UMKM Indonesia melalui platform yang terstruktur, terarah, dan langsung menghubungkan produsen dengan pasar internasional.
Acara pitching ini menghadirkan sejumlah UMKM unggulan yang telah melalui proses kurasi dan pembinaan sebelumnya. Masing-masing pelaku usaha diberikan kesempatan untuk mempresentasikan keunggulan produknya, mulai dari kualitas, kapasitas produksi, desain, hingga sertifikasi dan kesesuaian dengan standar pasar global. Fokus utama adalah menjawab kebutuhan pasar luar negeri secara spesifik, baik dari sisi harga, keberlanjutan bahan baku, hingga aspek keamanan produk—terutama untuk mainan anak yang memiliki regulasi ketat di banyak negara.
Menariknya, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan dagang Indonesia (perwadag) dari berbagai negara, termasuk Atase Perdagangan, ITPC, dan perwakilan ekonomi lainnya. Kehadiran mereka tidak hanya memberikan insight mengenai tren pasar di negara masing-masing, tetapi juga menjadi pintu masuk awal untuk memetakan potensi buyer yang relevan dengan produk-produk yang dipitchingkan.
Ke depan, produk-produk yang dipresentasikan dalam kegiatan ini akan difasilitasi untuk business matching secara langsung dengan calon buyer dari luar negeri. Proses ini akan dikawal oleh perwadag terkait guna memastikan tindak lanjut yang konkret dan berkelanjutan, termasuk dukungan teknis, negosiasi dagang, hingga potensi partisipasi dalam pameran internasional di negara tujuan.
Program UMKM BISA Ekspor terus menjadi salah satu garda terdepan dalam diplomasi ekonomi Indonesia yang berbasis pada penguatan sektor UMKM. Dengan dukungan kolaboratif antara kementerian, perwakilan RI di luar negeri, dan komunitas pelaku usaha, Indonesia optimis dapat memperkuat posisi produk kreatif dan rekreasionalnya di pasar ekspor global.
