Pada Senin, 25 Agustus 2025, KBRI Canberra menggelar rapat persiapan menjelang perundingan Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang akan dilakukan dengan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia. Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan posisi Indonesia dalam pembahasan kerja sama bilateral tetap kuat dan terarah.
Rapat berlangsung secara hybrid, menghubungkan perwakilan KBRI dan KJRI di seluruh Australia, serta melibatkan berbagai pihak terkait termasuk perusahaan yang memiliki kepentingan dalam implementasi IA-CEPA. Format hybrid ini memungkinkan koordinasi yang lebih efektif tanpa batasan jarak.
Fokus utama pembahasan adalah pengumpulan masukan dan pandangan dari seluruh perwakilan serta sektor swasta. Input ini dinilai penting untuk merumuskan strategi negosiasi yang komprehensif, khususnya dalam pengembangan kerja sama pendidikan dan pelatihan vokasi antara Indonesia dan Australia.
Masukan yang terkumpul akan menjadi dasar pembahasan bersama DFAT terkait Skills Development Exchange (SDE) Pilot dan Workplace-Based Training Visa Arrangement. Kedua program ini diharapkan dapat meningkatkan transfer pengetahuan, memperkuat kompetensi tenaga kerja Indonesia, dan memperluas peluang kerja sama sektor industri.
Melalui rapat ini, Indonesia menunjukkan kesiapannya untuk terus mengoptimalkan manfaat IA-CEPA bagi kedua negara. Langkah ini juga mencerminkan komitmen KBRI Canberra untuk menjembatani kepentingan nasional dengan peluang kerja sama internasional yang saling menguntungkan.

