Dalam upaya meningkatkan konektivitas perdagangan dan mempermudah ekspor, Atdag Canberra berpartisipasi dalam rapat bersama Direktorat Fasilitasi Ekspor Impor Kementerian Perdagangan dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Rapat pada hari Senin, 20 Januari 20225 ini membahas rencana pembukaan jalur pelayaran langsung (direct shipping route) yang menghubungkan Malaysia, Indonesia, dan Australia. Jalur baru ini diharapkan menjadi terobosan penting dalam mempercepat pengiriman barang ekspor Indonesia ke Australia.
Jalur pelayaran ini dirancang dengan kapasitas kapal sebesar 2.500 TEUs/kontainer, yang diharapkan dapat menampung kebutuhan ekspor Indonesia secara lebih efisien. Dengan adanya jalur langsung ini, pelaku usaha Indonesia dapat mengurangi biaya logistik dan waktu pengiriman, sehingga produk-produk ekspor seperti hasil bumi, makanan olahan, dan manufaktur dapat bersaing lebih baik di pasar Australia. Pembahasan juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, operator pelayaran, dan pelaku usaha untuk memastikan kelancaran implementasi rute ini.
Atdag Canberra memberikan masukan strategis terkait dinamika perdagangan antara Indonesia dan Australia serta potensi produk ekspor unggulan yang dapat memanfaatkan jalur ini. Jalur ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan dagang kedua negara, sejalan dengan target peningkatan perdagangan bilateral dalam kerangka IA-CEPA. Pemerintah optimis bahwa rute pelayaran baru ini akan segera beroperasi dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian Indonesia.
