Pelaksanaan Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 semakin dekat, dan penggalangan buyer menjadi salah satu fokus utama Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN). Upaya ini dilakukan untuk memastikan TEI 2025 dapat menjadi ajang promosi perdagangan yang lebih besar dan berdampak signifikan bagi perekonomian Indonesia.
Tahun ini, Australia mendapat target menghadirkan lebih dari 150 buyer potensial untuk mengikuti TEI 2025. Target tersebut mencerminkan optimisme akan besarnya peluang kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Australia yang terus tumbuh. Selain buyer, pencapaian Memorandum of Understanding (MoU) juga menjadi salah satu prioritas utama untuk memperkuat hubungan bisnis jangka panjang.
Atdag Canberra berkomitmen untuk mendukung penuh penggalangan buyer dan peningkatan capaian MoU di TEI 2025. Komitmen ini sejalan dengan strategi promosi ekspor Indonesia yang menargetkan peningkatan nilai perdagangan dengan mitra internasional, khususnya di kawasan Australia dan Pasifik.
Melalui koordinasi yang erat dengan DJPEN dan pemangku kepentingan lainnya, Atdag Canberra akan terus menjalin komunikasi dengan calon buyer, asosiasi, dan pelaku usaha di Australia. Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan partisipasi buyer yang signifikan sekaligus membuka peluang kerja sama baru di berbagai sektor industri.
Dengan target yang lebih ambisius dibandingkan tahun lalu, TEI 2025 diharapkan menjadi platform strategis untuk memperluas pasar produk Indonesia. Atdag Canberra optimistis capaian tahun ini dapat melampaui pencapaian sebelumnya, sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai mitra dagang terpercaya di kawasan Asia Pasifik.

