Pada tanggal 13 November 2025, Atdag Canberra berkolaborasi dengan Export Center Balikpapan dalam melaksanakan kegiatan Pitching UMKM BISA Ekspor, sebuah program yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha Indonesia dalam menembus pasar internasional. Kegiatan ini juga mendapat pendampingan langsung dari Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN), sehingga pelaksanaannya berjalan dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan komprehensif. Kehadiran ketiga pihak tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong UMKM agar lebih siap bersaing di pasar global.
Dalam kegiatan pitching ini, PT Rahsya Putra Mahkota menjadi salah satu peserta yang mempresentasikan potensi produk ekspor unggulan mereka. Perusahaan tersebut membawa produk Premium Palm Kernel Expeller (PKE), yaitu hasil samping pengolahan inti sawit yang memiliki nilai ekonomi tinggi, terutama untuk sektor pakan ternak. Melalui sesi pitching, perusahaan memaparkan karakteristik produk, keunggulannya, serta kapasitas produksi yang dapat mendukung ekspor dalam jumlah besar.
Atdag Canberra dan tim pendamping memberikan umpan balik mengenai peluang pemasaran PKE di luar negeri, termasuk kemungkinan penetrasi pasar Australia. Diskusi juga menyoroti standar kualitas dan regulasi yang perlu dipahami oleh perusahaan sebelum memasuki pasar global. Dengan adanya masukan ini, peserta pitching diharapkan dapat menyusun strategi ekspor yang lebih matang dan sesuai dengan kebutuhan negara tujuan.
Produk PKE sendiri termasuk komoditas yang memerlukan sertifikasi khusus, terutama terkait keamanan, kualitas, dan keberlanjutan. Dalam sesi diskusi, ditekankan bahwa strategi pemasaran harus memperhatikan aspek kepatuhan terhadap standar tersebut agar dapat diterima di pasar internasional. Hal ini menjadi penting karena negara tujuan ekspor, termasuk Australia, menerapkan persyaratan yang ketat terhadap produk pertanian dan turunannya.
Melalui kegiatan pitching ini, Atdag Canberra berharap PT Rahsya Putra Mahkota dapat mengoptimalkan informasi dan rekomendasi yang diberikan untuk memperluas pasar ekspor mereka. Dengan dukungan dan pendampingan dari lembaga pemerintah, UMKM dan perusahaan nasional diharapkan semakin siap menghadapi tantangan global serta mampu menjadikan produk Indonesia lebih kompetitif dan diakui di kancah internasional.

