Pada 22 November 2025, Atase Perdagangan RI Canberra mengundang Ibu Diah Yusuf, Director of Women Empowerment di International Council for Small Business (ICSB), untuk hadir dalam kegiatan Discover Indonesia Pop-Up Store. Undangan ini merupakan bentuk penghargaan atas peran beliau dalam pemberdayaan perempuan pelaku usaha serta kontribusinya dalam memajukan UMKM di tingkat global. Kehadiran beliau juga menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa program promosi perdagangan Indonesia di Australia tidak hanya berfokus pada transaksi, tetapi juga penguatan ekosistem UMKM yang inklusif dan berkelanjutan.
Selama kunjungan, Ibu Diah mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung 20 brand UMKM Indonesia yang dikurasi untuk tampil dalam Pop-Up Store tersebut. Mayoritas merupakan pelaku usaha perempuan yang telah berhasil mengembangkan produk fesyen, kerajinan, dan lifestyle goods hingga siap memasuki pasar internasional. Observasi ini memperkuat perspektif beliau bahwa perempuan Indonesia memiliki kapasitas yang sangat besar dalam menciptakan produk bernilai tambah, serta mampu bersaing di pasar global dengan kualitas dan kreativitas yang tidak kalah dari negara lain.
Diskusi yang berlangsung antara Atdag Canberra dan Ibu Diah juga menyoroti tantangan dan peluang dalam memperluas ekspor UMKM ke Australia. Mulai dari kebutuhan peningkatan kapasitas, isu standardisasi produk, strategi pemasaran, hingga pentingnya kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan. Ibu Diah memberikan masukan berharga terkait penguatan program pemberdayaan UMKM perempuan, termasuk perlunya dukungan pembiayaan, pendampingan bisnis, dan akses terhadap jejaring internasional yang lebih luas.
Selain itu, kunjungan ini membuka ruang bagi eksplorasi kolaborasi antara Atdag Canberra, ICSB, dan komunitas UMKM perempuan Indonesia untuk menciptakan program-program lanjutan yang dapat meningkatkan daya saing produk Indonesia. Potensi kerja sama dalam bentuk pelatihan, mentoring, serta kegiatan promosi bersama menjadi salah satu hal yang dibahas sebagai tindak lanjut dari dialog tersebut. Atdag Canberra menilai keterlibatan ICSB dapat memperkuat pendekatan berbasis inklusi gender dalam promosi ekspor Indonesia.
Kunjungan Ibu Diah diakhiri dengan apresiasi atas upaya Pemerintah Indonesia, khususnya melalui Atdag Canberra, dalam menyediakan ruang bagi UMKM perempuan untuk tampil pada platform internasional seperti Pop-Up Store Discover Indonesia. Beliau menegaskan kembali pentingnya keberlanjutan inisiatif ini agar semakin banyak perempuan pelaku usaha yang dapat menghasilkan produk berkualitas dan memanfaatkan peluang perdagangan global. Kehadiran beliau memberikan nilai tambah signifikan bagi kegiatan Pop-Up Store dan menjadi penguatan semangat pemberdayaan UMKM perempuan Indonesia di Australia.

