Pada tanggal 27 Mei 2025, Atase Perdagangan Canberra berkesempatan mengikuti pertemuan bersama Presiden IDN Global serta perwakilan diaspora Indonesia dari berbagai negara. Pertemuan ini membahas persiapan pelaksanaan Congress of Indonesian Diaspora (CID) ke-8 yang akan digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada tanggal 1-3 Agustus 2025.
CID-8 kali ini menjadi momentum penting, di mana lebih dari 300 diaspora Indonesia dari berbagai belahan dunia akan berkumpul di pusat pemerintahan baru Indonesia. Selain sebagai ajang silaturahmi dan diskusi strategis mengenai kontribusi diaspora, kongres ini juga membuka potensi besar dalam penguatan jaringan ekonomi, perdagangan, dan investasi, baik di dalam maupun luar negeri.
Sebagaimana diketahui, diaspora Indonesia di berbagai negara kerap menjadi entry point bagi produk dan jasa Indonesia untuk bisa masuk ke pasar global. Melalui CID-8, diharapkan terjalin berbagai kolaborasi konkret antara diaspora dan pelaku usaha di tanah air, termasuk dalam pengembangan ekspor, promosi produk unggulan, hingga penguatan jejaring distribusi internasional.
Bagi sektor perdagangan, kehadiran para diaspora ini merupakan potensi pasar strategis yang perlu dioptimalkan. Selain berperan sebagai konsumen, banyak diaspora yang juga menjadi pelaku usaha, importir, maupun mitra dagang potensial bagi produk-produk Indonesia. Momentum CID-8 di IKN akan menjadi ruang strategis untuk membuka peluang kerja sama konkret di berbagai sektor.
Atase Perdagangan Canberra terus berkomitmen untuk mendukung penguatan jejaring diaspora ini sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar internasional bagi produk Indonesia. Diharapkan melalui kolaborasi yang terbangun di CID-8, kontribusi diaspora dalam mendorong pertumbuhan ekspor dan investasi Indonesia akan semakin signifikan.

