Pada 25 Maret 2025, Atase Perdagangan (Atdag) Canberra turut hadir dalam sosialisasi rencana penyelenggaraan Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2025, yang dijadwalkan berlangsung pada 25–28 September 2025 di ICE BSD, Tangerang. Sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri yang memiliki peran penting dalam pengembangan industri halal nasional. Atdag Canberra memandang acara ini sebagai langkah awal untuk mempersiapkan pelaku usaha agar dapat tampil maksimal di ajang internasional tersebut.
Halal Indo 2025 diproyeksikan menjadi event industri halal terbesar di Indonesia yang tidak hanya bersifat seremonial, melainkan juga sebagai ajang temu bisnis dan investasi. Dalam forum ini akan ditampilkan beragam produk halal unggulan dari sektor makanan dan minuman, kosmetik, farmasi, pariwisata, fashion muslim, hingga jasa keuangan syariah. Penyelenggaraan pameran ini juga akan disertai dengan forum diskusi internasional, business matching, dan klinik sertifikasi halal untuk mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha nasional.
Dalam konteks ekspor, Atdag Canberra melihat peluang besar untuk menghubungkan pelaku usaha halal Indonesia dengan pasar Australia, yang saat ini menunjukkan permintaan tinggi terhadap produk halal. Komunitas Muslim yang terus berkembang di Australia membutuhkan suplai produk halal yang berkualitas dan terpercaya. Halal Indo menjadi momentum tepat untuk memperkenalkan brand-brand halal Indonesia yang sudah siap ekspor, sekaligus menjaring mitra dagang dan distributor di pasar global.
Selain itu, sosialisasi juga menekankan pentingnya kesiapan pelaku usaha dalam aspek legalitas dan sertifikasi. Indonesia melalui BPJPH dan lembaga terkait tengah memperkuat ekosistem halal dengan meningkatkan kualitas sertifikasi halal yang diakui secara internasional. Atdag Canberra mendorong pelaku usaha ekspor untuk memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah, termasuk pendampingan sertifikasi halal dan promosi melalui perwakilan dagang di luar negeri.
Halal Indo 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga momen transformasi peran Indonesia dalam industri halal dunia. Tidak cukup menjadi pasar konsumen, Indonesia kini ditantang untuk tampil sebagai produsen dan eksportir utama produk halal. Dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan perwakilan RI di luar negeri seperti Atdag Canberra, peluang Indonesia menjadi pusat industri halal global bukan lagi sekadar wacana, tetapi visi yang sedang diwujudkan.
