Pada tanggal 11 Desember 2024, Atdag Canberra menjadi salah satu narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diinisiasi oleh Direktorat Bilateral, Ditjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan. Diskusi ini membahas rencana penerapan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM), sebuah mekanisme baru yang akan diberlakukan di Uni Eropa mulai Januari 2026. Australia saat ini juga tengah mempertimbangkan kebijakan serupa untuk mendorong pengurangan emisi karbon dalam rantai pasokan internasional.
Dalam FGD ini, Atdag Canberra menyampaikan pandangan terkait potensi dampak kebijakan CBAM terhadap ekspor Indonesia, sekaligus memberikan masukan strategis untuk membantu pelaku usaha beradaptasi dengan standar baru. Diskusi ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan mitra internasional untuk memastikan keberlanjutan dan daya saing produk Indonesia di pasar global.
Diharapkan, melalui langkah proaktif seperti ini, pelaku usaha Indonesia dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan regulasi yang berbasis keberlanjutan. Penyesuaian proses produksi dan pengelolaan emisi karbon menjadi prioritas untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan tersebut. Komitmen bersama ini menjadi kunci untuk menjaga keunggulan Indonesia dalam perdagangan internasional.
