Pada hari Rabu, 28 Mei 2025, Direktorat Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor (Dit PPIE), Kementerian Perdagangan RI, melaksanakan evaluasi kegiatan Pitching dan Business Matching dalam rangkaian program UMKM BISA Ekspor yang dilaksanakan oleh seluruh Perwakilan Perdagangan (Perwadag) Indonesia di luar negeri.
Dalam forum evaluasi tersebut, masing-masing Perwadag memaparkan pelaksanaan kegiatan yang telah berjalan, termasuk capaian, tantangan, serta strategi yang digunakan dalam mengembangkan peluang ekspor bagi UMKM Indonesia. Evaluasi ini menjadi wadah untuk berbagi praktik baik antar perwakilan, sekaligus merumuskan penguatan program di masa mendatang.
Atase Perdagangan Canberra turut menyampaikan perkembangan kegiatan rutin 1on1 Pitching yang telah dilaksanakan secara konsisten setiap hari. Program 1on1 tidak hanya menjadi sarana konsultasi dan bimbingan ekspor, tetapi juga telah berkembang menjadi platform efektif untuk business matching secara langsung antara pelaku UMKM Indonesia dan calon buyer di Australia serta negara-negara sekitarnya.
Sejumlah hasil positif telah dicapai dari program ini, di antaranya keberhasilan ekspor berbagai produk unggulan seperti pangan olahan, bahan bangunan, hingga produk unik seperti cacing beku ke pasar Australia. Kegiatan 1on1 terbukti mampu membantu UMKM memahami kebutuhan buyer, menyesuaikan standar pasar, dan memperluas jaringan distribusi internasional.
Melalui evaluasi ini, Dit PPIE dan seluruh Perwadag berkomitmen untuk terus memperkuat program UMKM BISA Ekspor dengan pendekatan yang lebih terintegrasi, responsif, dan berorientasi hasil. Dukungan berkelanjutan dari perwakilan perdagangan di luar negeri diharapkan dapat semakin memperluas kontribusi UMKM dalam kinerja ekspor nasional.

