Pada hari Kamis, 22 Mei 2025, Atase Perdagangan RI di Canberra melaksanakan serangkaian pertemuan strategis dengan para pelaku kunci diaspora dan mitra promosi Indonesia di Australia. Pertemuan pertama dilakukan bersama Bapak Joseph, selaku President Indonesia Business Council (IBC) Australia, untuk membahas dukungan berkelanjutan terhadap promosi produk-produk unggulan Indonesia, termasuk rencana partisipasi aktif komunitas bisnis Indonesia dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025.
Dalam diskusi tersebut, Atdag Canberra dan IBC sepakat untuk memperkuat peran diaspora sebagai agen promosi ekonomi Indonesia di Australia. Dukungan IBC dinilai sangat strategis dalam menjembatani komunikasi antara pelaku usaha Indonesia dan calon mitra bisnis di Australia, serta dalam membangun kepercayaan pasar terhadap kualitas produk Indonesia. Komitmen bersama ini juga diarahkan untuk mendukung program-program showcase dan business matching selama pelaksanaan TEI 2025.
Pertemuan dilanjutkan dengan kunjungan ke kantor The Artistry, perusahaan kreatif milik diaspora Indonesia di Australia, yang dipimpin oleh Bapak Yudi selaku CEO. Dalam pertemuan ini, dibahas rencana kolaboratif untuk membentuk sebuah pusat promosi bertajuk “Indonesia Hub” yang akan berlokasi di kawasan strategis Mascot, Sydney. Konsep ini diharapkan menjadi ruang terpadu untuk promosi kuliner, kriya, fesyen, dan produk kreatif Indonesia, serta menjadi titik temu antara komunitas diaspora dan konsumen lokal Australia.
Menariknya, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Ibu Ayu, salah satu pendiri Kangen Bakso, merek kuliner Indonesia yang saat ini tengah viral dan mendapatkan sambutan positif dari warga lokal maupun diaspora di berbagai kota di Australia. Keterlibatan pelaku kuliner diaspora seperti Ibu Ayu semakin memperkuat ekosistem wirausaha Indonesia yang berkembang pesat di luar negeri.
Atdag Canberra menyambut baik inisiatif-inisiatif yang muncul dari komunitas bisnis diaspora dan siap mendukung dari sisi diplomasi ekonomi, fasilitasi jejaring, serta promosi di tingkat nasional dan internasional. Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan komunitas, Indonesia optimis dapat memperluas pengaruh ekonomi kreatifnya di pasar global, khususnya di Australia.
