Atdag Canberra, Bapak Haris, berkesempatan menjadi narasumber dalam penyusunan skripsi yang dilakukan oleh Mbak Prinailla, seorang mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Skripsi ini mengusung topik menarik dengan judul “Analisis Implementasi Diplomasi Komersial melalui Program Katalis dalam Kerangka Indonesia-Australia Partnership Agreement (IA-CEPA)”. Dalam wawancara tersebut, Atdag Canberra memberikan wawasan mendalam terkait peran diplomasi komersial yang dijalankan melalui program Katalis, khususnya dalam memfasilitasi kerja sama perdagangan antara kedua negara.
Program Katalis merupakan salah satu inisiatif penting dalam kerangka IA-CEPA yang bertujuan untuk memperkuat hubungan ekonomi bilateral melalui berbagai proyek strategis, termasuk dukungan bagi pelaku usaha dan pengembangan pasar. Atdag Canberra berbagi pengalaman terkait implementasi program ini di lapangan, mulai dari penyelenggaraan forum bisnis, pameran dagang, hingga kolaborasi dengan pelaku usaha dan pemerintah untuk menciptakan peluang ekspor yang lebih besar bagi Indonesia. Pemaparan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap penelitian Mbak Prinailla dalam menganalisis efektivitas diplomasi komersial yang dilakukan.
Semoga skripsi ini dapat diselesaikan dengan lancar dan memberikan hasil yang memuaskan bagi Mbak Prinailla. Topik yang diangkat tidak hanya relevan, tetapi juga memiliki potensi memberikan kontribusi akademis terhadap pemahaman mengenai hubungan diplomasi ekonomi Indonesia-Australia. Semangat untuk terus menggali ilmu dan menghasilkan karya yang bermanfaat, serta sukses menyelesaikan studi di Universitas Brawijaya!
