Pada 23 Desember 2025, Atase Perdagangan (Atdag) Canberra mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Strategi Diplomasi Perdagangan Indonesia dalam Meningkatkan Kinerja Ekspor Produk Manufaktur ke Pasar Global. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membahas peran diplomasi perdagangan Indonesia dalam menghadapi tantangan dan peluang pasar global yang semakin kompetitif.
FGD tersebut dimoderatori oleh Nur Rakhman Setyoko. Kandidat Doktor SPPB UI yang saat ini bertugas sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk World Trade Organization (WTO). Kehadiran beliau memberikan perspektif komprehensif mengenai dinamika perdagangan internasional, kebijakan global, serta posisi Indonesia dalam sistem perdagangan multilateral.
Diskusi difokuskan pada penguatan ekspor produk manufaktur Indonesia sebagai salah satu pilar utama peningkatan kinerja ekspor nasional. Para peserta membahas berbagai strategi diplomasi perdagangan dan diplomasi komersial. Termasuk penguatan kerja sama bilateral dan multilateral, pemanfaatan perjanjian perdagangan, serta peningkatan daya saing industri manufaktur Indonesia di pasar global.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk menghimpun masukan dari para pemangku kepentingan guna mendukung pencapaian Visi Indonesia Emas 2045. Melalui partisipasi dalam FGD ini, Atdag Canberra menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam perumusan dan implementasi strategi diplomasi perdagangan Indonesia. Hasil diskusi diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkuat kebijakan ekspor nasional. Serta mendukung upaya Indonesia untuk keluar dari middle income trap melalui peningkatan kinerja ekspor produk manufaktur secara berkelanjutan.

