Pada 23 Desember 2025, Atase Perdagangan (Atdag) Canberra melaksanakan kegiatan 1on1 pitching bersama eksportir kopi bernama Ibu Ratna, seorang petani kopi asal Temanggung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pendampingan langsung kepada pelaku usaha kopi Indonesia dalam mempersiapkan strategi masuk ke pasar Australia.
Dalam sesi pitching tersebut, pembahasan difokuskan pada potensi kopi Indonesia di pasar Australia serta tantangan yang perlu diantisipasi. Atdag Canberra dan Ibu Ratna mendiskusikan karakteristik pasar Australia. Tak lupa dengan preferensi konsumen, serta posisi kopi Indonesia di tengah persaingan dengan negara produsen kopi lainnya.
Strategi penentuan harga kompetitif menjadi salah satu topik utama. Disertai dengan pembahasan mengenai konsistensi kualitas, standar produk, dan pemenuhan kebutuhan buyer Australia. Aspek keberlanjutan, komitmen, serta keunikan kopi Temanggung juga dibahas sebagai nilai tambah yang dapat meningkatkan daya tarik produk di pasar internasional.
Selain itu, Atdag Canberra turut menyoroti pentingnya koordinasi dengan mitra potensial di Australia. Termasuk dengan Michael dan Bruno, yang sebelumnya telah bertemu langsung dengan Ibu Ratna pada Oktober 2025. Sinergi dengan mitra lokal dinilai krusial untuk memahami dinamika pasar serta memperlancar proses penetrasi produk kopi Indonesia.
Melalui kegiatan 1on1 pitching ini, Atdag Canberra menegaskan bahwa komitmen, konsistensi, dan profesionalisme merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan buyer Australia. Atdag Canberra berkomitmen untuk terus mendampingi eksportir kopi Indonesia agar mampu bersaing dan memperluas akses pasar di Australia secara berkelanjutan.

