Pada tanggal 2 Desember 2025, Atase Perdagangan (Atdag) Canberra turut berpartisipasi dalam rapat pembahasan kontribusi sektor logistik dalam mendukung pelaksanaan program S’Rasa (Rasa Rempah Indonesia). Kegiatan ini menjadi forum koordinasi lintas pemangku kepentingan untuk memperkuat peran logistik sebagai elemen penting dalam mendukung kelancaran ekspor produk Indonesia ke pasar internasional.
Rapat tersebut dipimpin oleh Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif. Dalam arahannya, disampaikan bahwa sektor logistik memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya saing ekspor, terutama bagi produk kreatif dan UKM yang membutuhkan sistem distribusi yang efisien, terjangkau, dan berkelanjutan. Pembahasan difokuskan pada upaya memperkuat sinergi antara pelaku logistik dan eksportir.
Dalam diskusi, berbagai tantangan dan peluang sektor logistik dibahas secara komprehensif, mulai dari efisiensi biaya pengiriman, kepastian waktu distribusi, hingga pemenuhan standar dan regulasi internasional. Aspek-aspek tersebut dinilai sangat berpengaruh terhadap keberhasilan produk Indonesia, khususnya produk berbasis rempah dan kuliner, dalam menembus dan bertahan di pasar global.
Atdag Canberra dalam kesempatan tersebut menyampaikan pandangannya terkait pentingnya dukungan logistik yang terintegrasi dalam setiap program promosi ekspor. Selama ini, sektor logistik telah menjadi salah satu fokus utama Atdag Canberra dalam mendukung pelaku usaha, terutama UMKM, agar mampu mengelola rantai pasok ekspor secara lebih efektif dan kompetitif.
Melalui rapat ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, pelaku logistik, dan eksportir dalam mendukung program S’Rasa. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan ekspor produk kreatif dan UKM Indonesia, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai pemasok produk berkualitas dengan sistem logistik yang andal di pasar internasional.

