Pada 21 November 2025, Atdag Canberra melaksanakan kunjungan kerja ke restoran Pondok Laguna yang berlokasi di kawasan Carlton, salah satu distrik kuliner populer di Melbourne. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian aktivitas pemetaan potensi kuliner Indonesia di Australia yang dilakukan Atdag Canberra untuk memahami perkembangan bisnis kuliner nusantara di pasar internasional. Pondok Laguna menjadi salah satu representasi penting dari restoran Indonesia yang mampu bertahan dan berkembang dengan menyajikan hidangan autentik kepada konsumen lokal maupun diaspora Indonesia. Kehadirannya memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana kuliner Indonesia diterima dalam lanskap gastronomi Australia yang sangat beragam.
Pondok Laguna berada di bawah naungan Laguna Group, yang telah lama berkecimpung dalam pengembangan bisnis kuliner dan ritel produk makanan Indonesia di Australia. Selain mengoperasikan restoran, grup ini juga mengelola Laguna Grocery, toko ritel yang menyediakan berbagai produk FnB Indonesia mulai dari bahan masakan, camilan, minuman, hingga bumbu instan yang banyak dicari masyarakat Indonesia di Melbourne. Sinergi antara restoran dan toko ritel ini menciptakan ekosistem yang kuat, di mana konsumen dapat menikmati hidangan kuliner Indonesia di restoran sekaligus membeli produk-produk asli Indonesia untuk dikonsumsi di rumah. Model bisnis terpadu ini menjadi contoh sukses bagaimana pelaku usaha diaspora dapat mengembangkan jaringan usaha yang saling menguatkan.
Selama pertemuan, Atdag Canberra berdiskusi dengan pemilik Laguna Group untuk memahami lebih jauh strategi bisnis yang diterapkan dalam memperkenalkan produk FnB Indonesia kepada pasar Australia. Pemilik usaha menjelaskan bahwa salah satu faktor kunci keberhasilan adalah kemampuan membaca preferensi konsumen lokal serta menjaga konsistensi kualitas rasa dan layanan. Selain itu, keberadaan Laguna Grocery menjadi sarana penting untuk mempromosikan produk-produk UMKM yang berpotensi menembus pasar internasional. Ketersediaan produk Indonesia di rak-rak ritel Australia tidak hanya memperkuat citra kuliner Indonesia, tetapi juga membuka peluang komersial bagi UMKM yang ingin memperluas jangkauan ekspor.
Salah satu aspek yang menonjol dari Laguna Group adalah komitmen aktif mereka untuk terus terhubung dengan sumber produk di Indonesia. Pemilik restoran secara rutin hadir dalam Trade Expo Indonesia (TEI) untuk melakukan sourcing produk FnB terbaru, termasuk produk UMKM yang memenuhi standar dan minat pasar Australia. Partisipasi berkelanjutan ini menunjukkan bahwa Laguna Group tidak hanya berorientasi pada operasi bisnis di luar negeri, tetapi juga memiliki kontribusi strategis dalam memperkuat rantai pasok ekspor Indonesia. Melalui keterlibatan rutin dalam TEI, Laguna Group menjadi mitra penting yang secara langsung mendukung promosi produk Indonesia sekaligus membantu menyalurkan produk-produk tersebut ke konsumen internasional.
Kunjungan Atdag Canberra ke Pondok Laguna dan Laguna Grocery ini memberikan wawasan berharga mengenai potensi besar kuliner Indonesia sebagai instrumen diplomasi ekonomi. Ekosistem kuliner yang dibangun oleh Laguna Group memperlihatkan bahwa restoran dan ritel dapat menjadi ujung tombak pengenalan budaya, membentuk persepsi positif terhadap produk Indonesia, sekaligus membuka peluang ekspansi UMKM ke pasar Australia. Dengan potensi pertumbuhan yang masih terus meningkat, keberadaan usaha seperti Pondok Laguna dan Laguna Grocery layak dijadikan mitra strategis dalam upaya memperkuat posisi kuliner dan produk FnB Indonesia di tingkat internasional. Atdag Canberra menegaskan kesiapan untuk terus bersinergi mendukung pengembangan ekosistem ini sebagai bagian dari diplomasi perdagangan Indonesia di Australia.

