Pada 22 Oktober 2025, Atase Perdagangan (Atdag) Canberra melaksanakan pertemuan bisnis dengan PT. Pacific Blue Marlin, sebuah perusahaan yang bergerak di sektor seafood. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Atdag Canberra dalam menjalin komunikasi dan memberikan pendampingan kepada pelaku usaha Indonesia yang berpotensi menembus pasar Australia.
Diskusi berfokus pada strategi penetrasi pasar perikanan Australia, yang dikenal memiliki standar tinggi terhadap keamanan pangan, keberlanjutan, serta sistem rantai pasok yang ketat. Dalam pembahasan tersebut, Atdag Canberra menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi Australia, terutama terkait dengan sertifikasi mutu dan persyaratan impor produk hasil laut.
PT. Pacific Blue Marlin memaparkan profil dan kapasitas produksinya yang mencapai sekitar 2.000 ton tuna per bulan, menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi permintaan pasar dalam skala besar. Perusahaan ini juga tengah menjalankan proses ekspor ke Tiongkok, yang menjadi salah satu langkah awal dalam memperluas jangkauan ekspor ke pasar internasional.
Melalui pertemuan ini, Atdag Canberra memberikan sejumlah masukan strategis terkait peluang kerja sama dengan importir dan distributor seafood di Australia. Dukungan terhadap perusahaan seperti Pacific Blue Marlin diharapkan dapat mendorong lebih banyak pelaku industri perikanan Indonesia untuk memperluas jaringan bisnisnya di kawasan Oseania.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen Atdag Canberra dalam memperkuat daya saing sektor perikanan Indonesia di pasar global. Dengan memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan peningkatan standar mutu, produk hasil laut Indonesia berpotensi semakin diakui di pasar Australia dan dunia.

