1on1 bersama Rajawali Craftindo

Pertemuan pada tanggal 15 September 2025 antara Atdag Canberra dengan Rajawali Craftindo membahas strategi memperluas pasar ke Australia, termasuk pemahaman kode HS, regulasi, komunikasi, pameran serta potensi ekspor produk seperti peralatan dapur kayu. Atdag Canberra menekankan pentingnya riset pasar agar bisa menjadi senjata memasuki pasar ekspor. Pertemuan akan dilanjutkan pada pelaksanaan TEI di Jakarta.

Pada 15 September 2025, Atdag Canberra mengadakan pertemuan 1-on-1 dengan Rajawali Craftindo. Pertemuan ini membahas strategi memperluas pasar ke Australia bagi produk-produk kerajinan yang memiliki potensi tinggi.

Diskusi difokuskan pada berbagai aspek penting dalam ekspor, termasuk pemahaman kode HS, regulasi yang berlaku, serta strategi komunikasi dengan calon mitra bisnis di Australia. Hal ini dinilai penting agar perusahaan dapat lebih siap menghadapi dinamika pasar internasional.

Selain itu, Atdag Canberra juga mendorong pemanfaatan pameran sebagai salah satu pintu masuk yang efektif untuk memperkenalkan produk. Dengan riset pasar dan strategi promosi yang tepat, peluang memperluas pasar akan semakin terbuka.

Salah satu produk yang mendapat perhatian khusus adalah peralatan dapur berbahan kayu, yang memiliki keunggulan estetika sekaligus ramah lingkungan. Produk ini dipandang memiliki potensi besar untuk menarik minat konsumen Australia.

Pertemuan ditutup dengan rencana tindak lanjut pada pelaksanaan Trade Expo Indonesia (TEI) di Jakarta. Atdag Canberra akan terus mendampingi dan memberikan masukan agar Rajawali Craftindo dapat lebih siap bersaing di pasar ekspor, khususnya Australia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Info Terkait