1-on-1 Pitching bersama PT. Charoen Pokphand Indonesia

Pada tanggal 4 Desember 2025, Atase Perdagangan (Atdag) Canberra melaksanakan pertemuan 1-on-1 pitching bersama PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI). Pertemuan ini difokuskan untuk membahas potensi serta tantangan ekspor produk makanan beku Indonesia ke pasar Australia, dengan penekanan khusus pada produk berbasis daging.

Dalam diskusi tersebut, Silviani selaku perwakilan dari CPI memaparkan kondisi dan pengalaman perusahaan terkait upaya ekspor produk daging beku, seperti daging sapi dan ayam. Disampaikan bahwa pasar Australia memiliki potensi yang besar, namun juga dihadapkan pada regulasi yang sangat ketat, terutama terkait kebijakan biosecurity dan persyaratan karantina.

Kebijakan biosecurity Australia yang ketat menjadi salah satu tantangan utama bagi masuknya produk daging beku dari Indonesia. Pembatasan impor, standar kesehatan hewan, serta prosedur verifikasi yang panjang dinilai memerlukan kesiapan teknis dan administratif yang tinggi dari pelaku usaha. Hal ini menjadi perhatian utama dalam pembahasan pertemuan tersebut.

Meskipun demikian, dalam pertemuan juga diidentifikasi adanya peluang untuk beberapa jenis produk makanan beku tertentu. Produk-produk ini dinilai masih memiliki kemungkinan untuk masuk ke pasar Australia, namun memerlukan kajian dan verifikasi lebih lanjut terkait pemenuhan standar regulasi dan persyaratan teknis yang berlaku.

Atdag Canberra dalam pertemuan ini berperan sebagai fasilitator diskusi dengan memberikan gambaran umum mengenai kebijakan impor Australia serta membuka ruang koordinasi lanjutan. Diharapkan, melalui pendalaman dan verifikasi lebih lanjut, peluang ekspor produk makanan beku Indonesia ke Australia dapat diidentifikasi dan dimanfaatkan secara optimal oleh PT Charoen Pokphand Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Info Terkait