Pada tanggal 1 Desember 2025, Atase Perdagangan (Atdag) Canberra menyelenggarakan kegiatan 1 on 1 Pitching bersama PT Cimba Bali Interior. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi perusahaan Indonesia dalam mempresentasikan profil, produk, serta potensi bisnisnya secara langsung, sekaligus memperoleh masukan strategis guna memperkuat penetrasi pasar internasional, khususnya Australia.
PT Cimba Bali Interior merupakan perusahaan furnitur yang menggunakan bambu sebagai bahan baku utama dan berlokasi di Bali. Produk yang dihasilkan mengedepankan konsep ramah lingkungan dengan desain yang mencerminkan nilai estetika dan kearifan lokal. Pemilihan bambu sebagai material utama menjadi nilai tambah tersendiri, mengingat meningkatnya minat pasar global terhadap produk berkelanjutan dan eco-friendly.
Meskipun perusahaan ini baru resmi berdiri pada tahun 2025, PT Cimba Bali Interior memiliki modal pengalaman yang kuat. Pemilik perusahaan sebelumnya telah memiliki rekam jejak dalam melakukan kegiatan ekspor ke pasar Eropa. Pengalaman tersebut menjadi aset penting dalam memahami standar kualitas, selera pasar internasional, serta proses perdagangan lintas negara.
Dalam sesi pitching, Atdag Canberra memberikan berbagai masukan strategis, termasuk rekomendasi untuk menjalin komunikasi dengan sejumlah buyer potensial di Australia. Selain itu, dibahas pula pentingnya penyusunan materi promosi yang menarik, kesiapan produksi, serta penyesuaian produk dengan kebutuhan dan preferensi pasar Australia agar peluang kerja sama dapat semakin terbuka.
Atdag Canberra juga menyoroti keunggulan lokasi PT Cimba Bali Interior yang berada di Bali. Posisi Bali sebagai salah satu destinasi utama bagi warga dan pelaku bisnis Australia dinilai memberikan keuntungan tersendiri, baik dari sisi kedekatan emosional maupun kemudahan promosi produk. Dengan memanfaatkan keunggulan tersebut, PT Cimba Bali Interior diharapkan mampu membangun jejaring bisnis yang lebih luas dan meningkatkan peluang ekspor furnitur bambu ke pasar Australia.

