Talkshow Strategi Penetrasi Bisnis Kuliner Global di Pangan Nusa

Pada 17 Oktober 2025, Atase Perdagangan (Atdag) Canberra berperan sebagai moderator dalam kegiatan talkshow bertajuk “Strategi Penetrasi Bisnis Kuliner Global”, yang menjadi salah satu agenda unggulan dalam ajang Pangan Nusa 2025. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk membahas langkah konkret memperkuat ekspansi kuliner Indonesia di pasar global, khususnya kawasan Australia dan Asia Pasifik.

Acara tersebut menghadirkan dua sosok pelaku bisnis berpengalaman, yaitu Mr. Yudi, CEO Bespok3 Australia, dan Ibu Yenny, CEO Es Teler 77, yang membagikan wawasan strategis mengenai ekspansi bisnis kuliner Indonesia di luar negeri. Dalam paparannya, para narasumber menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam membangun rantai bisnis kuliner yang berdaya saing tinggi—mulai dari penguatan branding, konsistensi mutu produk, hingga adaptasi terhadap selera konsumen lokal di pasar tujuan.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bespok3 Australia dan Es Teler 77 yang sebelumnya telah difasilitasi oleh Atdag Canberra. Melalui kolaborasi ini, kedua pihak berkomitmen membangun model kemitraan strategis yang dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha kuliner Indonesia lainnya dalam menembus pasar internasional. Sinergi antara pelaku bisnis lokal Indonesia dan mitra Australia diharapkan mampu menciptakan rantai nilai baru yang tidak hanya memperkuat posisi produk kuliner Indonesia, tetapi juga membuka peluang investasi dua arah.

Dalam sesi diskusi, Atdag Canberra menyoroti bahwa diplomasi kuliner kini menjadi salah satu instrumen penting dalam strategi promosi perdagangan Indonesia. Kuliner tidak hanya mencerminkan kekayaan budaya, tetapi juga memiliki potensi ekonomi besar untuk memperkuat citra Indonesia sebagai pusat gastronomi kreatif di Asia Pasifik. Pendekatan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak minat investor dan mitra bisnis internasional terhadap produk-produk kuliner nasional.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan promosi berkelanjutan, Atdag Canberra juga memperkenalkan program “Flavours Live”, yang akan diselenggarakan pada 6–7 Desember 2025 di Australia. Program ini akan menghadirkan kolaborasi antara pelaku kuliner Indonesia dan Australia dalam format demo masak interaktif, promosi produk unggulan, sesi business matching, serta showcase menu khas Nusantara. Melalui inisiatif ini, Atdag Canberra menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaku usaha kuliner Indonesia agar dapat memperluas jangkauan pasar global, memperkuat branding nasional, dan menjadikan kuliner Indonesia sebagai duta budaya ekonomi di kancah internasional.

Pada 17 Oktober 2025, Atase Perdagangan (Atdag) Canberra berperan sebagai moderator dalam talkshow bertajuk “Strategi Penetrasi Bisnis Kuliner Global” yang diselenggarakan pada ajang Pangan Nusa 2025. Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Mr. Yudi, CEO Bespok3 Australia, dan Ibu Yenny, CEO Es Teler 77. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bespok3 dan Es Teler 77 yang telah difasilitasi sebelumnya oleh Atdag Canberra. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan produk kuliner Indonesia ke pasar internasional, khususnya Australia. Dalam diskusi, para narasumber membagikan pengalaman dan strategi dalam memperluas jangkauan bisnis kuliner Indonesia di luar negeri, mulai dari adaptasi cita rasa, inovasi kemasan, hingga pentingnya kolaborasi dengan mitra lokal. Selain itu, turut disampaikan rencana kegiatan “Flavours Live” yang akan digelar pada 6–7 Desember 2025 di Australia sebagai ajang promosi kuliner Indonesia yang menampilkan cita rasa autentik nusantara kepada masyarakat internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Info Terkait