Pertemuan dengan CEO Interport Global (IPG)

Pada tanggal 6 Oktober 2025, Atdag Canberra mengadakan pertemuan dengan CEO Interport Global (IPG), Des Euen. Pertemuan ini membahas rencana keikutsertaan IPG dalam pameran Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama logistik antara Indonesia dan Australia.

Dalam kesempatan tersebut, IPG menyampaikan komitmennya untuk membuka jalur pengiriman langsung (direct shipping route) antara Indonesia dan Australia. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat arus barang ekspor-impor, menekan biaya logistik, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar Australia.

Selain itu, IPG juga menyatakan minat untuk melakukan investasi di Pelabuhan Bitung, yang dinilai strategis sebagai salah satu gerbang utama perdagangan kawasan timur Indonesia. Investasi ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas ekspor serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat hubungan ekonomi dan logistik antara kedua negara, serta membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha Indonesia untuk menembus pasar Australia.

Bagi para pelaku usaha yang berminat mengikuti program atau kolaborasi ini, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs www.tanya-atdag.au.

Pertemuan dengan CEO Interport Global (IPG) Pada tanggal 6 Oktober 2025, Atdag Canberra mengadakan pertemuan dengan CEO Interport Global (IPG), Des Euen. Pertemuan ini membahas rencana keikutsertaan IPG dalam pameran Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama logistik antara Indonesia dan Australia. Dalam kesempatan tersebut, IPG menyampaikan komitmennya untuk membuka jalur pengiriman langsung (direct shipping route) antara Indonesia dan Australia. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat arus barang ekspor-impor, menekan biaya logistik, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar Australia. Selain itu, IPG juga menyatakan minat untuk melakukan investasi di Pelabuhan Bitung, yang dinilai strategis sebagai salah satu gerbang utama perdagangan kawasan timur Indonesia. Investasi ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas ekspor serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat hubungan ekonomi dan logistik antara kedua negara, serta membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha Indonesia untuk menembus pasar Australia. Bagi para pelaku usaha yang berminat mengikuti program atau kolaborasi ini, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs www.tanya-atdag.au .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Info Terkait