Pada 21 Agustus 2025, dilakukan pelepasan ekspor kopi asal Bandung ke Melbourne, Australia. Ini menjadi langkah awal implementasi kerja sama perdagangan yang disepakati di ajang Indonesia-Australia Prosperity Expo (IAPEX) 2025. Acara pelepasan ekspor ini turut disaksikan oleh Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN), sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan ekspor produk unggulan Indonesia.
Ekspor perdana ini dikirim oleh Jack Runner Coffee dengan volume satu kontainer 40 feet. Pengiriman ini tidak hanya menandai komitmen pelaku usaha dalam memperluas pasar internasional, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memperkuat brand kopi Indonesia di Australia. MoU yang ditandatangani di IAPEX 2025 kini mulai membuahkan hasil nyata melalui pengiriman ini.
Keberhasilan pengiriman perdana senilai $250.000 ini menjadi motivasi untuk terus memperluas pasar kopi Indonesia. Selanjutnya, akan ada pengiriman-pengiriman berikutnya dengan target $2 juta setahun untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin berkembang. Pihak eksportir bersama pemerintah juga tengah merancang strategi promosi berkelanjutan agar produk kopi Indonesia semakin dikenal di pasar global, khususnya di Australia.
Selain ekspor, kerja sama ini mencakup program promosi dan edukasi kopi yang akan terus digalakkan menjelang penyelenggaraan IAPEX 2026. Kompetisi kopi internasional yang akan digelar pada acara tersebut diharapkan menjadi ajang penting untuk memperkenalkan keragaman cita rasa kopi Indonesia serta memperluas jaringan bisnis dengan para pelaku industri kopi dunia.
Langkah konkret ini mencerminkan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendukung visi Indonesia sebagai eksportir kopi unggulan dunia. Dengan strategi promosi yang terencana dan hubungan perdagangan yang terus diperkuat, ekspor kopi Indonesia diharapkan dapat tumbuh pesat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

