MoU antara Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN) dan Global Australian Halal Certification (GAHC) tentang “1000 Sertifikat Halal Australia Gratis” bukanlah akhir dari sebuah program, melainkan menjadi langkah awal dari kolaborasi strategis jangka panjang. Untuk memastikan implementasinya berjalan sesuai rencana, Atdag Canberra terus melakukan pemantauan dan pendampingan secara aktif.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, pada kunjungan kerja ke Melbourne tanggal 9–11 Juli 2025, Atdag Canberra bertemu langsung dengan pengurus GAHC guna membahas progres pelaksanaan MoU. Pertemuan ini bertepatan dengan kunjungan Kepala BPJPH ke Melbourne, yang semakin memperkuat koordinasi antara lembaga sertifikasi halal di Australia dengan otoritas halal nasional Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, GAHC menyampaikan laporan langsung kepada Kepala BPJPH mengenai kontribusi nyata yang telah dilakukan dalam mendukung proses sertifikasi halal untuk UMKM Indonesia. Dukungan ini termasuk fasilitasi teknis, pendampingan sertifikasi, dan pembukaan akses pasar halal di Australia bagi pelaku usaha kecil dari Indonesia.
GAHC juga menyampaikan komitmen untuk terus memperluas cakupan program ini, termasuk membuka peluang bagi sektor produk non-pangan seperti kosmetik dan farmasi. Dengan semangat kolaboratif ini, sinergi antara pemerintah Indonesia dan lembaga mitra di Australia semakin solid dalam mendorong ekspor halal berkualitas tinggi.
Sobat Ekspor, ini adalah bukti bahwa kerja sama konkret dan berkelanjutan terus dijalankan demi mendorong UMKM Indonesia menjadi bagian dari ekosistem halal global. Mari manfaatkan peluang ini dan bersiaplah menyambut pasar ekspor yang semakin terbuka lebar! 🌏

