Dalam rangka mendukung promosi budaya dan produk Indonesia di luar negeri, Atdag Canberra memfasilitasi pengiriman alat musik tradisional angklung ke Auckland, Selandia Baru. Pengiriman ini dilakukan bersamaan dengan kunjungan Wakil Menteri Perdagangan RI ke Auckland dan Wellington. Angklung tersebut akan digunakan dalam pertunjukan budaya yang menjadi bagian dari Festival Indonesia di Auckland.
Festival Indonesia ini menjadi ajang penting bagi diaspora Indonesia di Auckland untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi produk Indonesia kepada masyarakat internasional. Melalui pertunjukan angklung, diharapkan tercipta kesan positif yang memperkuat citra produk Indonesia sebagai bagian dari budaya yang kaya dan menarik.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Xcelerate Auckland, sebuah organisasi diaspora yang aktif mempromosikan kolaborasi budaya dan ekonomi Indonesia di Selandia Baru. Xcelerate secara rutin bekerja sama dengan Atdag Canberra dalam berbagai kegiatan promosi, termasuk pertukaran budaya, business matching, hingga pelatihan ekspor.
Partisipasi budaya seperti ini bukan hanya memperkenalkan seni tradisional Indonesia, tetapi juga menjadi bagian dari strategi diplomasi ekonomi kreatif. Budaya yang kuat mampu membuka jalan bagi produk-produk Indonesia untuk diterima lebih luas di pasar internasional melalui pendekatan emosional dan kultural.
Kegiatan ini merupakan contoh nyata integrasi antara diplomasi budaya dan perdagangan, di mana kekayaan seni Indonesia menjadi jembatan untuk memperluas akses pasar dan mempererat hubungan antarnegara. Atdag Canberra terus berkomitmen mendukung program serupa demi peningkatan citra dan daya saing Indonesia di kancah global.

